Inilah Makanan-Makanan Yang Mengandung Racun

Advertisement
Inilah 10 Bahan Makanan yang Ternyata Beracun: Berbagai Makanan atau Bahan Makanan yang kita konsumsi mungkin mempunyai manfaat yang baik buat Kesehatan. Tapi ternyata ada beberapa Bahan Makanan yang ternyata mengandung Racun. Mungkin kalo dikonsumsi sedikit gak terlalu berpengaruh, tapi kalo dikonsumsi dalam jumlah besar (banyak/sering) bisa merugikan kesehatan.

Mengutip dari Yahoo.com, ada beberapa bahan makanan yang ternyata beracun dan kalo dikonsumsi berlebih bisa berdampak buruk buat kesehatan tubuh. Berikut diantaranya:


"Bahan Makanan yang Mengandung Racun"

1# Cabai | Cabe

Cabai terkenal karena pedasnya. Ternyata kepedasan cabe ini dihasilkan dari senyawa Kimia (capsaicin) yang dapat menyebabkan efek keracunan. Seperti sakit perut, gatal-gatal, dan dalam kasus paling parah, dapat berujung pada Kematian.
Bagi kebanyakan orang, mengonsumsi cabai hanya sedikit berbahaya, tapi 'capsaicin' memang paling baik dibatasi dalam konsumsinya. Jadi, pastikan untuk tidak terlalu banyak memakannya dan hindari kompetisi makan makanan pedas!

2# Jamur

Jamur yang tersedia di pasar atau supermarket seharusnya aman untuk dikonsumsi. Tapi para penggemar jamur perlu berhati-hati, karena banyak spesies Jamur dapat sangat berbahaya bahkan mematikan.
Sekitar 100 spesies jamur dikabarkan berbahaya bagi manusia, dengan gejala mulai dari sakit kepala hingga kejang bahkan kematian. Pada tahun 2010 sejumlah kecil jamur yang disebut 'Little White' dianggap bertanggungjawab atas kematian sekitar 400 orang di Cina.

3# Kentang

Kentang mengandung senyawa beracun yang dikenal dengan 'glycoalkaloids', yang memiliki resiko tertentu untuk kesehatan. Dan yang paling mengkhawatirkan adalah 'solanin' yang memengaruhi saraf dan sistem pencernaan, menyebabkan sakit kepala, lemas, limbung, diare dan muntah dan lain-lain.
Keracunan kentang memang sangat jarang terjadi, tapi hindarilah kentang yang udah 'berkecambah' yang cenderung memiliki konsentrasi glycoalkaloids lebih tinggi, dan kentang yang telah berubah 'hijau'. Meski warna hijau dalam kentang sendiri gak berbahaya, tapi menunjukkan bahwa kentang telah terpapar cahaya matahari, yang bisa juga mendorong tingkat solanin untuk naik di atas kadar aman.

4# Biji Pala

Meskipun biji pala memiliki manfaat kesehatan, tapi juga dapat sangat berbahaya kalo dikonsumsi dalam jumlah besar. Karna Biji pala mengandung zat beracun yang disebut 'myristicin'. Porsi sedang dari biji pala dapat menyebabkan halusinasi, sementara dalam jumlah besar biji pala dapat menyebabkan kejang, berdebar-debar, mual, dehidrasi, dan kematian.

5# Kacang

Kacang gak cuma jadi salah satu penyebab alergi makanan yang paling umum, tapi juga bisa berbahaya buat orang-orang yang gak menderita alergi. Kacang lebih baik dihindari oleh orang-orang yang punya masalah dengan ginjal atau kantung empedu karena mengandung 'oxalates', yang dapat mengkristal dan menyebabkan batu pada ginjal dan kantung empedu.
Tapi kacang bisa beracun karena kerentanan kacang terhadap jamur dan aflatoksin (karsinogen yang sangat beracun) yang dihasilkan oleh jamur 'Aspergillus flavus' yang menyerang kacang. Cobalah untuk membeli kacang yang diproduksi di daerah-daerah kering, karena risiko aflatoxins lebih rendah.

6# Apel Non-Organik

Karena apel rawan menjadi tempat berkembang biak serangga, para petani sering melapisi buah ape; dengan bahan kimia 'pestisida' dan 'fungisida', beberapa di antaranya akan menyerap ke dalam dagingnya.
Untuk meminimalkan risiko kesehatan, cobalah untuk membeli apel organik kapan pun Kamu bisa, atau setidaknya kupas kulitnya sebelum makan.

7# Popcorn Microwave

Meskipun makan popcorn microwave gak diyakini berbahaya bagi kesehatan, tapi ditemukan bahwa popcorn dengan bumbu mentega mengandung bahan kimia berbahaya "diacetyl" dalam bumbu tersebut yang melepaskan gas beracun ketika dimasukkan ke dalam microwave.
Meskipun sejauh ini hal tersebut sebagian besar hanya dialami oleh pekerja pabrik dengan banyak timbulnya penyakit paru-paru yang disebut sebagai "paru-paru popcorn", seorang konsumen kini diketahui juga mengidap gangguan paru-paru akibat racun tersebut.
Kalo Kamu makan dalam jumlah sedikit, mungkin paling aman untuk mengonsumsinya di rumah, hanya berhati-hatilah untuk menghindari gas ketika membuka kemasan popcorn tersebut.

8# Minyak Rapeseed

Ada banyak kontroversi tentang minyak yang tampak alami dan gak berbahaya ini, tapi anggapan umum menyatakan bahwa minyak rapeseed memiliki banyak efek negatif pada kesehatan.
Laporan menyatakan bahwa tumbuhan 'rape', yang merupakan sumber dari minyak tersebut, sangat beracun, dan efek samping mengonsumsi minyaknya antara lain adalah masalah pernapasan dan kebutaan.

9# Salmon Ternak

Sebuah penelitian menemukan 13 racun berbeda antara lain PCB, yang diklasifikasikan sebagai sebuah kemungkinan karsinogen manusia oleh Badan Perlindungan Lingkungan (EPA), berada pada tingkat yang lebih tinggi dalam salmon yang dibesarkan di peternakan daripada yang terdapat dalam salmon liar.
Karena kemungkinan bahaya kesehatan akibat mengonsumsi racun tersebut, dianjurkan untuk mengurangi porsi dari salmon ternak (petunjuknya adalah dengan mengurangi setengah porsi per bulan, bergantung dari mana salmon tersebut berasal) atau beralih mengonsumsi salmon liar.

10# Beras Amerika

Gak diragukan lagi, beras memiliki banyak manfaat kesehatan. Sebuah penelitian mengungkapkan, satu dari lima kemasan beras panjang Amerika mengandung zat beracun dengan tingkat berbahaya, sementara penelitian lainnya menemukan terdapat kadar arsenik dalam susu beras dan beras bayi.
Meskipun semangkuk nasi berisiko relatif kecil dalam menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang, konsumsi arsenik dengan kadar tinggi erat kaitannya dengan kanker.

Itulah informasi tentang beberapa bahan makanan yang mengandung racun yang semoga bisa menjadi pengetahuan. Walaupun kalo dikonsumsi sedikit gak terlalu berpengaruh buat kesehatan, tapi kalo dikomsumsi secara berlebihan bisa berbahaya. Maka dari itu, konsumsi makanan sesuai kebutuhannya. Disalin Widyadara dari sumber RealBuzz.com dan yahoo.com. Baca juga Tips Memilih Makanan Untuk Kesehatan.
Advertisement

Share This:

0 comments:

Posting Komentar

 
Top